Thursday, May 1, 2014

Repost: Keutamaan-keutamaan Madinah Al-Munawwarah

Keutamaan-keutamaan Madinah Al-Munawwarah telah dijelaskan dalam hadits-hadits Nabi Muhammad -Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, diantaranya:

• Diriwayatkan oleh Imam Bukhori -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- bersabda:
إن إبراهيم حرّم مكة ، ودعا لها ، وإني حرمت المدينة كما حرّم إبراهيم مكة ، ودعوت لها في مدها وصاعها مثل ما دعا إبراهيم لمكة
Artinya: "Sesungguhnya Ibrahim telah mengharamkan (menjadikan tanah haram: tanah suci) Makkah dan berdoa untuknya, dan sekarang aku haramkan Madinah sebagaimana Ibrahim telah mengharamkan Makkah, dan aku berdo'a untuknya di mud-nya dan sha'-nya sebagaimana Ibrahim berdoa untuk Makkah".

• Diriwayatkan oleh Imam Bukhori -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- bersabda:
إنما المدينة كالكير تنفي خبثها وينصع طيبها
Artinya: "Sesungguhnya perumpamaan Madinah seperti Al-Kir (alat pembakar besi) yang menghilangkan sisi yang kotor dan membentuk sisi yang bagus".

• Diriwayatkan oleh Imam Bukhori -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- bersabda:
إن الإيمان ليأرز إلى المدينة كما تأرز الحية إلى جحرها
Artinya: "Sesungguhnya keimanan akan kembali ke Madinah seperti kembalinya seekor ular ke dalam lubangnya".

• Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- bersabda:
من استطاع أن يموت بالمدينة فليمت بها ، فإني أشفع لمن يموت بها
Artinya: "Siapa di antara kalian yang bisa meninggal di Madinah, hendaklah dia berusaha ke arah itu, karena sesungguhnya aku akan memberikan syafa'at bagi siapa yang meninggal di sana".

• Diriwayatkan oleh Imam Bukhori -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- bersabda:
على أنقاب المدينة ملائكة ، لا يدخلها الطاعون ولا الدجال
Artinya: "Di pintu-pintu masuk Madinah terdapat para malaikat, sehingga wabah tha’un dan Dajjal tidak bisa memasukinya".

• Diriwayatkan oleh Imam Muslim -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- bersabda:
من أكل سبع تمرات مما بين لابتيها حين يصبح لم يضره سم حتى يمسي
Artinya: "Barang siapa yang memakan 7 buah kurma dari daerah antara kedua bukitnya yg berbatu-batu hitam (Madinah) pada waktu pagi, maka ia tidak akan mendapatkan bahaya dari racun hingga waktu petang".

• Diriwayatkan oleh Imam Bukhori -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- bersabda:
لا يكيد أهل المدينة أحد إلا انماع كما ينماع الملح في الماء
Artinya: "Tidaklah seseorang pun yang melakukan tipu daya terhadap penduduk Madinah melainkan akan dileburkan sebagaimana leburnya garam di lautan".

• Diriwayatkan oleh Imam Bukhori -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- bersabda:
اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْمَدِينَةَ كَمَا حَبَّبْتَ إِلَيْنَا مَكَّةَ أَوْ أَشَدَّ وَانْقُلْ حُمَّاهَا إِلَى الْجُحْفَةِ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي مُدِّنَا وَصَاعِنَا
Artinya: "Ya Allah, berilah kami kecintaan kepada kota Madinah sebagaimana Engkau memberikan kami kecintaan kepada kota Mekkah atau bahkan lebih dari Mekkah; dan pindahkanlah wabah penyakitnya ke daerah Juhfah. Ya Allah, berilah keberkahan untuk kami pada setiap mud kami dan sha' kami".

• Diriwayatkan oleh Imam Bukhori -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- berkata kepada seseorang dalam keadaan sakit:
بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا يُشْفَى سَقِيمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا
Artinya: "Dengan nama Allah, Tanah bumi kami dan air ludah sebagian kami, semoga disembuhkan dengannya orang yang sakit di antara kami, dengan seizin Tuhan kami".

• Diriwayatkan oleh Imam Bukhori -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- bersabda:
المدينة حرم ما بين عير إلى ثور فمن أحدث فيها حدثاً أو آوى محدثاً فعليه لعنة الله والملائكة والناس أجمعين لا يقبل منه يوم القيامة صرف ولا عدل...
Artinya: "Madinah adalah tanah haram (tanah suci) antara 'Aiir hingga Tsaur, maka barang siapa yang berbuat kesalahan di dalamnya, atau melindungi orang yang berbuat kesalahan, maka ia ditimpa laknat Allah, para malaikat, dan seluruh manusia, Allah tidak akan menerima darinya pada hari kiamat nanti tebusan atau pengganti…."

• Diriwayatkan oleh Imam Bukhori -rahimahullah-, bahwasannya Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- bersabda:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ بِالْمَدِينَةِ ضِعْفَيْ مَا جَعَلْتَ بِمَكَّةَ مِنْ الْبَرَكَةِ

Artinya: "Ya Allah, berikan keberkahan untuk kota Madinah dua kali lipat keberkahan yang Engkau berikan untuk kota Mekkah". 
sumber: http://www.madina2013.com/pages.aspx?ln=id&p=30

Sunday, April 27, 2014

Renungan Kecil

Beberapa hari belakangan ini sungguh waktu yang agak bikin lelah hati. Hahaha, emang niat mau curcol sih, jadi tebel-tebel telinga aja kalau males buat denger atau baca :P Namanya juga laman diari elektronik, sekali-sekali boleh lah dipakai buat mencurahkan isi hati hehehe..

Has been stabbed from the back. It's truly hurt so much and I think it's only the beginning. Biasalah itu, namanya juga orang banyak, kepalanya juga banyak, apalagi isi ocehannya. Beranak-pinak. Yang bener ama yang salah jadinya nyampur. Burem. Iya, apalagi ditambah bumbu-bumbu wuiiih makin sedeeep! haha. Tapi ya kita woles aja, yang penting udah dijelasin sejelas-jelasnya dan membuktikan ke orang-orang yang suka ber-ass-u-me alias suka bikin asumsi-asumsi geje bin ngawur itu kalau bikin gossip itu coba yang bener hahaha. Lah? emang ada gossip yang bener? -..- Yah semoga matanya sama hatinya di bukain lebar-lebar.

Yap, sebetulnya ini renungan juga buat saya. Allah memberikan hikmah dan pelajaran dari setiap kejadian. Yang saya petik dari kejadian ini: adakalanya memang "DIAM ITU EMAS". Jika tidak tahu maka jangan merasa yang paling tahu dan jika sudah tahu maka jangan menambah-nambah apalagi mengurangi.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, ‘Tahukah kalian, apakah itu ghibah?' Para sahabat menjawab, ‘Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui.’ Rasulullah SAW bersabda, ‘engkau membicarakan sesuatu yang terdapat dalam diri saudaramu mengenai sesuatu yang tidak dia sukai'. Salah seorang sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah SAW, bagaimana pendapatmu jika yang aku bicarakan benar-benar ada pada diri saudaraku?' Rasulullah SAW menjawab, 'jika yang kau bicarakan ada pada diri saudaramu, maka engkau sungguh telah mengghibahinya. Sedangkan jika yang engkau bicarakan tidak terdapat pada diri saudaramu, maka engkau sungguh telah mendustakannya.' (HR. Muslim)* 

Mari, saling mengingatkan dalam kebaikan :) Saya pun tidak luput dari segala salah dan khilaf .. sungguh, saya juga masih dalam proses belajar, terus belajar ..

*Sumber hadits: http://www.dakwatuna.com/2013/04/11/31057/antara-ghibah-dan-dusta/#ixzz309yGwNGu

Friday, April 11, 2014

Analogi Hati

Sesorean ini saya akan membahas tentang #analogihati. tsaaaah!
Jadi sepagian tadi sebelum nge-warung, saya harus berkutat sama beberapa lembar dokumen (kalau nggak salah lebih dari 10 lembar) yang sudah terbagi menjadi 4 bagian puzzle. Alias KEROBEK! fyuuuh ..

Jadi kertas robekannya ini sudah sukses masuk ke tempat sampah plus ditambah saus-saus entah apa itu. Sampai-sampai saya harus pakai masker buat nyusunnya lagi. Yasudahlah. Jangan mengeluh may! (barusan apa namanyaa yaaa?) -..- Berhubung dokumen ini penting, mau tidak mau harus disusun kembali. Utuh. Iya utuh seperti sedia kala. Saya berasa main puzzle. Ehhm .. lebih susah dari puzzle kayaknya huhuhu.

Selama saya nyusun potongan-potongan kertas tadi, saya tiba-tiba kepikiran tentang orang-orang yang menganalogikan selembar kertas seperti hati kita. Kenapa? Karena ketika kertas itu tidak lagi licin dan bersih (contohnya dokumen saya ini "kerobek jadi 4 bagian"), penampakannya tidak akan sama seperti sedia kala walaupun disusun kembali menggunakan selotip serapih mungkin. Lecek-lecek, ada bekas sobekannya, de-el-el. Apalagi plus ada saos-saosnya itu tadi hehe.

Sama halnya seperti hati. Ketika hati kamu terluka karena sesuatu (pilih sendiri yaah 'sesuatunya' itu apa), rasanya tidak akan sama lagi ketika kamu berhadapan dengan 'sesuatu' itu. Bentuknya mungkin masih bisa sama, tetapi tak serupa. Ada bekas. Iya, ada yang sempat membekas di hati kamu. Jadi, rasa yang kamu rasakan setelahnya kemungkinan besar akan berbeda atau mungkin bisa jadi hilang. Atau bahkan mungkin semakin terpuruk. Seakan-akan nggak bisa banget gitu diapa-apain. Stuck!

TAPI HEY!!!

Apa kamu nggak ingat kalau kita punya teknologi yang super canggih sekarang? Balik lagi ke kertas dokumen saya yang sudah kerobek jadi 4 bagian tadi. Setelah saya selotipin dengan super hati-hati dan nyaris mirip kayak semula, dokumen-dokumen ini masih bisa diperbaiki kok. Bahkan mungkin lebih mulus. Iya! KAN ADA MESIN FOTOCOPY! hahaha :D Fualaaa .. setelah di fotocopy hasilnya lebih baik, jaaaaauh lebih baik.

Jadi sama kayak hati! ketika hati kamu sudah terlanjur 'kerobek jadi 4 bagian' kayak dokumen saya, jangan terpuruk lama-lama. Cari 'teknologi' atau apapun yang bisa bikin dia sembuh seperti sedia kala. Memang tidak akan sama seperti yang awal, tetapi bisa menjadi jauuuuuh lebih baik dari yang awal itu tadi. Buka mata kamu lebar-lebar, jangan lupa hatinya jugaaaakkk. Ada orang-orang disekitar kamu yang peduli sama kamu, hal-hal yang bisa bikin kamu lebih semangat lagi, dan kebahagian-kebahagian yang tumpah ruah tapi ketutup sama 'leceknya dokumen yang kerobek jadi 4 bagian' itu. Atau jangan-jangan 'teknologi yang paling canggih' buat bikin hati kamu 'licin, bersih, kinclong' justru ada di 'sesuatu' yang sudah bikin hati kamu 'lecek' itu. Who knows? Anything could happen anyway. Tinggal kamu yang memilih :)

#analogihati

PS: ini hanya analogi sotoy saya :)) kalau pas: sip! - kalau nggak pas: jangan dikeroyok :'( :D

*senyum lima jari* ^___________^



cheers,

mayang alfina



Monday, March 10, 2014

Cerita Sederhana

Cerita yang akan saya tulis ini sebenarnya sungguh amat sederhana. Ciyuss deh :P hehehe. Selingan dikala berbagai masalah berat yang sedang melanda negeri tercinta ini. Mulai dari negara air menyerang, negara api yang ikutan nyusul, terus sebentar lagi negara panggung boneka dengan segala retorikanya yang akan menyerang. *Ngemeng ape sih lo maaay??* -_-

Sekali lagi, cerita yang ingin saya bagi di sini sungguh cerita yang sederhana. Cerita sederhana yang berhasil membuat hidup saya penuh goresan warna. Salah satu warnanya ada disini >>> PENTOL BAKSO. Iya kamu nggak salah baca kok :) Memang sesederhana itu.

Ini cerita tentang pentol bakso yang baru saja saya beli di lelek-lelek (re: abang-abang) yang lagi ngetem dipinggir jalan. Semacam nostalgia jaman kecil. Rasa pentol baksonya bahkan masih sama. Sama seperti 15 tahun yang lalu saat saya pertama kali beli secara sembunyi-sembunyi dari ayah dan ibu saya. Yak! sembunyi-sembunyi! hahaha. Karena ayah saya adalah aliran garis keras yang melarang anaknya jajan di lelek-lelek pentol. Ya jadi mau tidak mau saya main kucing-kucingan :P Well, saya buka kartu saya di sini Mah, Pah .. hehehe *peace* v^_^

Tapi tau nggak sih? Waktu itu jajan di lelek-lelek adalah sebuah kebahagian tersendiri. Rasanya nggak ada tandingannya. Apalagi sambil berebut sama temen-temen yang lain manggil-manggil si lelek buat dapet duluan haha. Tapi ya itu .. jajanan yang ga sehat memang, makanya ayah saya ngelarang. Tapi tapi tapi ... namanya juga anak kecil, ingusnya aja masih beler-beler *BUKAN SAYA TAPI!* hahaha.

Satu kata: MENYENANGKAN! So, why not beli pentol di lelek-lelek? hahahaha :D


Sudah, itu aja ceritanya. Sederhana kan? *kedip kedip manja*

Sunday, March 9, 2014

Repost: Sajak "Kau harus tahu" - Tere Liye

Kau harus tahu,
langit dan bumi tidak pernah menyatu,
tapi ketika hujan, mereka bisa bersatu erat saling bercengkerama begitu indah, atas setiap tetesnya.
Amat mesra saling menyapa.

Kau harus tahu,
lautan dan matahari tidak pernah menyatu.
tapi ketika sunset, matahari tenggelam di kaki langit sana, 

maka garis horizon laut memeluk erat sang matahari.
Untuk besok berjanji kembali akan bersua
Di sini, di tempat yg sama, di waktu terjanjikan


Kau harus tahu,
bulan dan permukaan kolam jauh saja letaknya
tapi saat purnama, tataplah permukaan kolam yang tenang
maka bulan persis berada di dalam relung hatinya
Memantulkan bayangan begitu anggun
kebersamaan singkat yang begitu mempesona

Maka,
apalagi kita?
Manusia yang tinggal di tanah yg sama
Kisah cinta kita bisa begitu spesial
Di tangan orang2 yang bersabar dan senantiasa tahu batasnya.
Sungguh percayalah

*Tere Liye

Thursday, March 6, 2014

Bahwa aku...

"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada"

(Puisi “Aku Ingin” karya Sapardji Djoko Damono)

boleh aku tambahkan satu kalimat lagi?

"...bahwa aku mencintaimu karena Allah"

PS: teruntuk dirimu yang telah tertulis di Lauhl Mahfudz, dalam rangkaian cerita hidupku (kelak).